Senin, 18 Oktober 2010

Indikasi Mati Yang Baik

Saat seseorang di cabut nyawanya oleh malaikat Izrail, Allah akan memperlihatkan kepada mereka gambaran-gambaran amalnya semasa hidupnya.Jika selama hidup amalnya baik, detik-detik kematiannya juga menunjukkan tanda-tanda kebaikan, seperti tampak tersenyum, wajahnya berseri-seri tatau lainnya.

Demikian halnya bagi mereka yang semasa hidupnya berkelakuan buruk, niscaya akan digambarkan oleh Allah tentang kelakuannya semasa hidup, tentunya dengan tanda-tanda yang sesuai dengan kelakuannya.

Sungguh bagi orang mukmin, kematian bukanlah sesuatu yang mengerikan.Sebab bagi mereka dunia ini hanya tempat tinggal sementara dan peristirahatan yang kekal adlah di akhirat.Oleh karena itu, tidak ada kekhawatiran sedikitpun bagi orang mukmin pada saat mereka akan meninggal dunia.

Ada sebuah kata hikmah atau kata mutiara teladan yang mengatakan, "Kamu dilahirkan dalam keadaan menangis, sedangkan orang-orang di sekitarmu tertawa senag dan bahagia.Berusahalah dirimu, ketika mereka menangis pada waktu kematianmu, kamu sendiri dalam keadaan tersenyum bahagia."

Kebahagian Impian Setiap Manusia

Kebahagiaan telah menjadi impian setiap manusia.
Namun banyak manusia tidak mampu memahami makna bahagia yang sesungguhnya.

Mereka mencari kebahagiaan pada kemewahan harta, keluarga, hiburan yang membuat terlena.

Padahal banyak juga yang terjerumus ke jurang kemaksiatan ketika mencoba mencari kebahagiaan itu.

Ketidak mampuan memaknai kebahagiaan hakiki membuat banyak orang justru kehilangan kebahagiaan yang sejati.

Wireless Laptop Tidak Befungsi | Belajar Ilmu Komputer | Ilmu Blog

Wireless Laptop Tidak Befungsi | Belajar Ilmu Komputer | Ilmu Blog

Footnote Microsoft Office 2007 | Belajar Ilmu Komputer | Ilmu Blog

Footnote Microsoft Office 2007 | Belajar Ilmu Komputer | Ilmu Blog

Tempat Ini bukan UntukKu

Tuhan…
Setiap jejak langkahku kuyakin Engkaulah yang tuntun
Tuhan…
Jejakku  telanjur menapak
Kan kuhapus tak mampu kulakukan
Jejakku telanjur bertengger
Kan ku hempas tak mampu bergeser
Tuhan…
Sungguh aku ingin terjun dalam kebahagiaan sejati
Tempat ini bukan untukku
Aku tak mampu
Aku ingin kembali ke rumahku lalu
Bersama nuraniku penuhi jiwa-jiwa kosong
Jaga sejuta impian harapan
Tuhan…
Kembalikan aku pada waktu lalu
Putar kembali waktu untukku

Tempat t Ini Keluh KesahKu