Kamis, 16 Desember 2010
Senin, 18 Oktober 2010
Indikasi Mati Yang Baik
Saat seseorang di cabut nyawanya oleh malaikat Izrail, Allah akan memperlihatkan kepada mereka gambaran-gambaran amalnya semasa hidupnya.Jika selama hidup amalnya baik, detik-detik kematiannya juga menunjukkan tanda-tanda kebaikan, seperti tampak tersenyum, wajahnya berseri-seri tatau lainnya.
Demikian halnya bagi mereka yang semasa hidupnya berkelakuan buruk, niscaya akan digambarkan oleh Allah tentang kelakuannya semasa hidup, tentunya dengan tanda-tanda yang sesuai dengan kelakuannya.
Sungguh bagi orang mukmin, kematian bukanlah sesuatu yang mengerikan.Sebab bagi mereka dunia ini hanya tempat tinggal sementara dan peristirahatan yang kekal adlah di akhirat.Oleh karena itu, tidak ada kekhawatiran sedikitpun bagi orang mukmin pada saat mereka akan meninggal dunia.
Ada sebuah kata hikmah atau kata mutiara teladan yang mengatakan, "Kamu dilahirkan dalam keadaan menangis, sedangkan orang-orang di sekitarmu tertawa senag dan bahagia.Berusahalah dirimu, ketika mereka menangis pada waktu kematianmu, kamu sendiri dalam keadaan tersenyum bahagia."
Demikian halnya bagi mereka yang semasa hidupnya berkelakuan buruk, niscaya akan digambarkan oleh Allah tentang kelakuannya semasa hidup, tentunya dengan tanda-tanda yang sesuai dengan kelakuannya.
Sungguh bagi orang mukmin, kematian bukanlah sesuatu yang mengerikan.Sebab bagi mereka dunia ini hanya tempat tinggal sementara dan peristirahatan yang kekal adlah di akhirat.Oleh karena itu, tidak ada kekhawatiran sedikitpun bagi orang mukmin pada saat mereka akan meninggal dunia.
Ada sebuah kata hikmah atau kata mutiara teladan yang mengatakan, "Kamu dilahirkan dalam keadaan menangis, sedangkan orang-orang di sekitarmu tertawa senag dan bahagia.Berusahalah dirimu, ketika mereka menangis pada waktu kematianmu, kamu sendiri dalam keadaan tersenyum bahagia."
Kebahagian Impian Setiap Manusia
Kebahagiaan telah menjadi impian setiap manusia.
Namun banyak manusia tidak mampu memahami makna bahagia yang sesungguhnya.
Mereka mencari kebahagiaan pada kemewahan harta, keluarga, hiburan yang membuat terlena.
Padahal banyak juga yang terjerumus ke jurang kemaksiatan ketika mencoba mencari kebahagiaan itu.
Ketidak mampuan memaknai kebahagiaan hakiki membuat banyak orang justru kehilangan kebahagiaan yang sejati.
Namun banyak manusia tidak mampu memahami makna bahagia yang sesungguhnya.
Mereka mencari kebahagiaan pada kemewahan harta, keluarga, hiburan yang membuat terlena.
Padahal banyak juga yang terjerumus ke jurang kemaksiatan ketika mencoba mencari kebahagiaan itu.
Ketidak mampuan memaknai kebahagiaan hakiki membuat banyak orang justru kehilangan kebahagiaan yang sejati.
blm dkasih label
Bacarito Tentang Hikmah Saketek
Wireless Laptop Tidak Befungsi | Belajar Ilmu Komputer | Ilmu Blog
Footnote Microsoft Office 2007 | Belajar Ilmu Komputer | Ilmu Blog
Tempat Ini bukan UntukKu
Tuhan…
Setiap jejak langkahku kuyakin Engkaulah yang tuntun
Tuhan…
Jejakku telanjur menapak
Kan kuhapus tak mampu kulakukan
Jejakku telanjur bertengger
Kan ku hempas tak mampu bergeser
Tuhan…
Sungguh aku ingin terjun dalam kebahagiaan sejati
Tempat ini bukan untukku
Aku tak mampu
Aku ingin kembali ke rumahku lalu
Bersama nuraniku penuhi jiwa-jiwa kosong
Jaga sejuta impian harapan
Tuhan…
Kembalikan aku pada waktu lalu
Putar kembali waktu untukku
Setiap jejak langkahku kuyakin Engkaulah yang tuntun
Tuhan…
Jejakku telanjur menapak
Kan kuhapus tak mampu kulakukan
Jejakku telanjur bertengger
Kan ku hempas tak mampu bergeser
Tuhan…
Sungguh aku ingin terjun dalam kebahagiaan sejati
Tempat ini bukan untukku
Aku tak mampu
Aku ingin kembali ke rumahku lalu
Bersama nuraniku penuhi jiwa-jiwa kosong
Jaga sejuta impian harapan
Tuhan…
Kembalikan aku pada waktu lalu
Putar kembali waktu untukku
Tempat t Ini Keluh KesahKu
Selasa, 21 September 2010
Sabtu, 18 September 2010
Telaga Rasa
Secepat mentari pagi mengeringkan tetes embun
Bahagia berganti kecewa
Sedang hasratku masih haus akan beningnya
Jiwa ini masih butuh rembas sejuknya.
Di manakah Sang segala maha meletakan kunci keabadian bagi bahagiaku
Sebab kumau ia selalu tinggal dalam ruangku
Sebagai penghuni yang kuingini
Biar kecewa hanya datang sesekali saja
Sebagai tamu yang menyambangi limpah senyumku
Yang kan membuatku terus merawat bahagia agar kerasan di sini
Bahagia berganti kecewa
Sedang hasratku masih haus akan beningnya
Jiwa ini masih butuh rembas sejuknya.
Di manakah Sang segala maha meletakan kunci keabadian bagi bahagiaku
Sebab kumau ia selalu tinggal dalam ruangku
Sebagai penghuni yang kuingini
Biar kecewa hanya datang sesekali saja
Sebagai tamu yang menyambangi limpah senyumku
Yang kan membuatku terus merawat bahagia agar kerasan di sini
Langganan:
Komentar (Atom)
