Selasa, 21 September 2010
Sabtu, 18 September 2010
Telaga Rasa
Secepat mentari pagi mengeringkan tetes embun
Bahagia berganti kecewa
Sedang hasratku masih haus akan beningnya
Jiwa ini masih butuh rembas sejuknya.
Di manakah Sang segala maha meletakan kunci keabadian bagi bahagiaku
Sebab kumau ia selalu tinggal dalam ruangku
Sebagai penghuni yang kuingini
Biar kecewa hanya datang sesekali saja
Sebagai tamu yang menyambangi limpah senyumku
Yang kan membuatku terus merawat bahagia agar kerasan di sini
Bahagia berganti kecewa
Sedang hasratku masih haus akan beningnya
Jiwa ini masih butuh rembas sejuknya.
Di manakah Sang segala maha meletakan kunci keabadian bagi bahagiaku
Sebab kumau ia selalu tinggal dalam ruangku
Sebagai penghuni yang kuingini
Biar kecewa hanya datang sesekali saja
Sebagai tamu yang menyambangi limpah senyumku
Yang kan membuatku terus merawat bahagia agar kerasan di sini
Langganan:
Komentar (Atom)
